Selamat pagi, sayang..
Matahari sudah nampak sinarnya, jangan terus kau sembunyi di bawah selimutmu. Bergegaslah mandi, kau kan berjanji mengajakku menikmati akhir pekan berdua. Aku sudah siap sedia. Sudah aku siapkan air hangat untukmu, aku tahu kau tak bisa bermandikan air dingin walau sudah jam 8 pagi seperti ini. Cepat ya, aku tunggu di ruang bawah.
Ini sayang..
Teh hangat kesukaanmu sudah ku buat. Jangan terburu-buru meminumnya, masih agak panas. Nanti kau mengeluh bibirmu seperti melepuh. Kira-kira kau akan mengajakku pergi kemana? Aku sudah tak sabar. Tapi aku harus tetap menunggumu menghabiskan teh hangat milikmu. Sembari membincangkan hal yg menyenangkan diantara kita.
Akhirnya sayang..
Teh hangatmu habis juga, segera yuk kita bergegas pergi. Dan sepertinya cuaca mendukung, tak mendung. Kau langkahkan kaki menuju garasi mobil, membukakan aku pintu bak tuan putri. Lalu kau duduk di kursi pengemudi. Mobil meluncur ke jalan Ibukota.
Terima kasih, sayang...
Betapa senangnya aku menghabiskan waktu berdua denganmu. Membincangkan hal-hal konyol yg membuat kita menghasilkan gelak tawa yang tiada henti. Aku ingin mengulang kembali pagi, ia adalah waktu yg memberiku kesempatan untuk mencintaimu lagi.
Keren kak tulisannya, semangat :)
BalasHapus