Minggu, 01 Februari 2015

Kisah dibalik Skype

Edit Posted by with 1 comment

Selamat pagi dari Indonesia.
   Hai apa kabarmu sekarang? Semoga baik ya, di Indonesia cuaca sedang turun hujan. Kira-kira di negaramu hujan juga tidak ya? Hmm..
Pertama, aku sengaja menuliskan satu surat untukmu walaupun aku tahu kamu tak akan paham apa isinya. Makanya kamu belajar bahasa Indonesia, biar paham apa yg sedang aku ungkapkan.
   Aku lupa bagaimana kita saling mengenal, tapi yang aku ingat. Karena Skypelah kita bisa berkomunikasi. Kamu sering mengajakku video call, padahal aku baru saja bangun tidur. Perbedaan waktu tak mematahkan keinginanku ataupun kamu untuk kita tetap membincangkan banyak hal.
   Oya, setiap aku melihat wajahmu di layar handphone. Aku merasa senang, bahkan rasanya ingin bertemu denganmu. Sayangnya jarak kita terlalu jauh. Mungkin lain waktu.
Kadang jaringan dan sinyal suka mengganggu komunikasi kita, aku paling sebal. Huh!
    Hal yg ku ingat ketika kamu bilang 'i love u dear'. Tentu aku kaget, bagaimana bisa kamu mengatakan hal itu padahal kita baru beberapa minggu berkenalan apalagi hanya melalui social media ini. Aku tak mengiyakan, tapi aku merasa ya jalani saja.
   Ya namanya juga Long Distance Relationship, tentu pertemuan yg selalu dinantikan. Kamu pernah memintaku untuk datang ke negaramu. Oh sayang, aku tak punya cukup banyak uang. Dan akupun jugakan memintamu datang ke Indonesia. Kamu hanya diam. Konyol memang kelihatannya. Seingatku cukup lama kita saling mengenal dan hanya Skypelah yg membantuku untuk terus bisa berkomunikasi denganmu.
    Walaupun sekarang aku dan kamu tak lagi berbincang dengan Skype, karena kamu mengaku sudah ada oranglain yang lebih dekat denganmu. Tak apa, aku mengerti. Toh tak selamanya juga kita hanya mengandalkan social media. Memang yg dibutuhkan adalah bertemu.
   Terimakasih sudah sempat membuatku jatuh cinta kepada orang asing, dan setidaknya aku sedikit banyak belajar menggunakan bahasa Inggris untuk bicara denganmu. Sampai bertemu dikemudian hari.

1 komentar: