Bagaimana mungkin aku bisa mencintaimu dalam semu? Tanpa pernah aku bertemu denganmu, menyentuh lembut jari jemarimu.
Ah lucu sekali orang yang jatuh cinta. Mudah terbuai terbawa perasaan, hanya bermodalkan kolase foto terpajang di akun social media milikmu
Aku dan kamu bercengkraman siang dan malam, menghabiskan waktu saling memberi perhatian. Begitu terus hingga pagi menjelang.
Aku kadang bosan, bertanya kapan kita bisa berjumpa.
Jarak selalu jadi pemicu. Butuh waktu untuk menaklukannya.
Butuh usaha yang tak sedikit untuk itu.
Aku terlanjur nyaman dengan kondisi semu ini.
Bisa mencintaimu, namun sulit menggapaimu.
Namun tak mungkin akan terus begini.
Kau ada, tapi kau tak nampak di depan mataku.
Sampai kapan kita akan terus bermain-main dalam dunia semu ini?
Aku butuh yang nyata adanya. Dan aku harap kau benar-benar yang nyata untukku.
Merindu pun hanya sebatas semu :)
BalasHapus