Sabtu, 14 Februari 2015

Untuk Seorang El

Edit Posted by with 1 comment

Untuk El....
Aku coba beranikan diri menuliskan ini, maaf aku tak pandai merangkai kata. Bahkan pertama kali mengenal dan melihatmu, aku hanya bisa diam mematung. Aku di selimuti rasa takut jauh lebih besar daripada mengetahui sebuah jawaban. Aku memang begitu.

Aku bingung harus menuliskan apa, kata Bosse tepat di hari ini, aku ditantang untuk menuliskan ungkapan cinta kepada seseorang.
Ya kaulah seorang yang ku maksudkan El.
Aku gugup, debar jantungku terasa lebih cepat dari biasa.
Padahal aku hanya disuruh menuliskannya, bagaimana jika aku ditantang mengungkapkannya langsung di hadapanmu? Matilah aku.

Untuk El..
Tahukah kau, rona wajahmu... senyum misteriusmulah yg membuatku merasa jatuh.
Matamu yang meneduhkan, tatapanmu yang syahdu membuatku semakin merasa perasaanku tak bisa kemana-mana.. Itu karenamu, El.
Bahkan ketika itu berhadapan denganmu, melihat senyummu menyapaku. Aku dibuat tak sanggup berdiri lama, aku ingin jatuh.
Satu yang aku suka darimu, alis matamu dan bau parfummu. Seolah duniaku terhenti sejenak , aku terpikat olehmu, El..
Bisakah sebentar saja kita berbincang? Bisakah kau beri sedikit waktumu untuk di habiskan berdua dgnku? 
Ah El, aku terlalu mengkhayal sepertinya. Dan mungkin setelah surat ini ku kirimkan. Akan jadi banyak orang tahu, bahwa aku menyukaimu.

1 komentar: